Universitas Gadjah Mada memiliki beberapa prodi unik yang jarang ditemui di kampus lain. Salah satunya adalah Manajemen dan Kebijakan Publik yang berada di bawah FISIPOL UGM. Terdapat 2 macam program Manajemen dan Kebijakan Publik, yaitu program reguler dan IUP.
Sebelum menyandang nama Manajemen dan Kebijakan Publik, prodi ini dulunya bernama Jurusan Ilmu Administrasi Negara. Prodi ini berdiri pada 1957, menjadikannya sebagai prodi administrasi negara/publik tertua di Indonesia. Namun, sejak tahun 2010, jurusan ini bertransformasi menjadi Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik. Perubahan nama ini dilakukan sebagai respons terhadap dinamika perkembangan ilmu administrasi negara serta untuk memperluas peluang kerja alumni.
Agar lebih memahami prodi ini, simak penjelasan tentang profil Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik UGM beserta informasi program IUP dan perbedaannya dengan program reguler berikut ini!
Profil Manajemen dan Kebijakan Publik UGM

Departemen Manajemen dan Kebijakan Publik (MKP) UGM berfokus pada ilmu administrasi publik, analisis kebijakan publik, serta manajemen publik. Di departemen ini, mahasiswa akan mempelajari tantangan publik kontemporer yang mencakup governance and public policy, public management and innovation, hingga international development and policy.
Departemen ini memiliki 2 macam program sarjana, yaitu program reguler dan IUP (Public Policy and Management). Keduanya mempelajari mata kuliah wajib yang sama, seperti Pengantar Kebijakan Publik, Pengantar Manajemen Publik, Formulasi Kebijakan Publik, Tatakelola Sektor Publik, Ekonomi Politik Pembangunan, dan sebagainya. Namun, program reguler menggunakan bahasa pengantar berupa bahasa Indonesia, sedangkan program IUP menggunakan bahasa Inggris.
Kualitas pembelajaran MKP juga sudah terjamin melalui akreditas unggul dari LAMSPAK dan akreditasi internasional dari FIBAA. Program IUP pun sudah mendapatkan akreditasi dari ASEAN University Network yang memastikan pembelajaran IUP MKP sudah sesuai dengan standar ASEAN. Tak hanya itu, rata-rata dosen di departemen ini juga pernah menempuh studi di universitas luar negeri, sehingga bisa memberikan perspektif seputar administrasi publik yang lebih beragam.
Baca juga: 8 Kampus Jogja yang Buka Kelas Internasional, Ada UNY!
Perbedaan Program Reguler dan IUP MKP UGM
Beberapa perbedaan program reguler dan IUP Manajemen dan Kebijakan Publik UGM antara lain sebagai berikut.
1. Kurikulum
Secara umum, mata kuliah wajib di program reguler dan IUP MKP sebenarnya sama, yaitu mempelajari mata kuliah seputar kebijakan publik dan manajemen publik. Perbedaannya terletak pada penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar program IUP. Selain itu, mahasiswa IUP mendapatkan lebih banyak mata kuliah pilihan/konversi, seperti New Media and Policy, Energy Security, Globalization and Trade, dan lain-lain.
2. International Exposure
Salah satu keunggulan program IUP adalah program international exposure yang wajib dilakukan di tahun ketiga. Mahasiswa bisa melakukan international exposure berupa study abroad atau student exchange/credit transfer selama 1–2 semester di universitas mitra. Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan melakukan magang selama 3–6 bulan dan international executive training atau short course program selama 1 minggu hingga 3 bulan di negara lain.
3. Seleksi
Program reguler memiliki 4 macam jalur seleksi, yaitu jalur SNBP, SNBT, UM PBUB, dan UM CBT. Sementara itu, program IUP memiliki jalur seleksi tersendiri yang berisi rangkaian tes GMST, AcEPT, essay writing, hingga interview. Setelah diterima, mahasiswa IUP sudah tidak bisa mengikuti seleksi program reguler seperti SNBP atau UM.
4. Daya Tampung
Perbedaan lain dari kedua program ini adalah daya tampung prodi dengan rincian sebagai berikut.
- Reguler: 80 orang (SNBP 24 orang + SNBT 24 orang + Mandiri 32 orang)
- IUP: 50 orang
5. Biaya
Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, program IUP pun mematok biaya pendidikan yang lebih tinggi daripada program reguler. Perbandingan biaya antara kedua program ini adalah sebagai berikut.
| Biaya | SNBP, SNBT, dan UM | IUP | |
| Pendaftaran | Rp350.000,00–Rp550.000,00 (UM CBT) | Rp1.500.000,00 | |
| UKT | Rp2.300.000,00 (UKT bersubsidi 75%) – Rp9.200.000,00 (UKT tanpa subsidi) | Rp25.000.000,00 untuk WNI dan Rp29.000.000,00 untuk WNA | |
Baca juga: Lulusan Jurusan Agroteknologi Kerja Apa? Ini 8 Pilihan Profesinya
Peluang Kerja Lulusan Manajemen dan Kebijakan Publik
Jika dilihat dari namanya, mungkin sebagian orang akan berpikir bahwa karier lulusan MKP hanya berkutat di dunia pemerintahan. Namun, sebenarnya lulusan departemen ini memiliki peluang kerja luas yang mencakup sektor pemerintahan, BUMN, NGO, hingga privat/swasta. Beberapa peluang kerja bagi lulusan MKP adalah sebagai berikut.
- Policy Analyst
- Public Sector Manager/Consultant
- Aparatur Sipil Negara atau Staf/Tenaga Ahli di instansi pemerintahan
- Government Relations Officer
- Program Officer/Project Manager
- Community Development Specialist
- Peneliti
- Diplomat
Baca juga: 10 Jurusan Paling Disesali Lulusannya, Realita Dunia Kerja?
Tips Lolos MKP UGM
Tiap tahunnya, MKP selalu memiliki peminat yang cukup tinggi. Hal ini membuat keketatan prodi ini bisa meningkat dari tahun ke tahun. Contohnya, keketatan MKP pada tahun 2025 adalah 1:28, lalu naik menjadi 1:35 pada 2026. Keketatan prodi ini pun menjadi yang tertinggi di FISIPOL setelah Ilmu Komunikasi dan Ilmu Hubungan Internasional.
Untuk memperbesar peluang lolosmu, kamu harus mempelajari komponen seleksi di jalur yang kamu pilih. Khusus untuk pendaftar program IUP, kamu harus melek dengan isu-isu seputar kebijakan publik serta meningkatkan kemampuan komunikasi, terutama komunikasi dalam bahasa Inggris. Hal ini dikarenakan pendaftar akan menghadapi tes interview dan essay writing jika lolos ke tahap kedua.
Agar persiapanmu lebih terarah, kamu juga bisa mengikuti bimbel masuk kampus, terutama bimbel yang menawarkan program belajar khusus sesuai jalur seleksi. Indonesia College, misalnya, menawarkan program bimbel khusus IUP UGM untuk persiapan tes di semua fase dengan pendampingan bersama para tentor yang sudah menguasai seluruh tipe tes. Apalagi, Indonesia College memiliki program Supercamp yang bisa membantumu belajar tes IUP UGM secara intensif.
Itulah penjelasan tentang Manajemen dan Kebijakan Publik UGM beserta penjelasan program IUP MKP. Nah, kamu lebih tertarik dengan program reguler atau IUP?
Raih impian masuk kampus pilihanmu bersama Indonesia College. Tersedia bimbingan khusus PTN, Kedokteran, Bimbel Kedinasan, IUP UGM, dan KKI UI. Belajar juga makin mudah dengan adanya layanan Bimbel Online.
Dapatkan informasi terkini dunia perkuliahan di blog indonesiacollege.co.id. Cek juga halaman kami lainnya di bimbelkedokteran.id dan indonesia-college.com – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.