Mengenal Apa Itu Semester Pendek dalam Perkuliahan

Ingin kuliah kurang dari 4 tahun? Ada yang namanya semester pendek yang bisa bantu kamu mewujudkannya, nih. Apa itu semester pendek? Simak informasinya di sini, yuk!

Ditulis Oleh Nurul Febi

On Juli 19, 2022
"

Baca

Perbedaan KRS dan SKS yang Wajib Kamu Ketahui

Perbedaan KRS dan SKS yang Wajib Kamu Ketahui

Mengerti sistem KRS dan SKS sangatlah penting bagi seorang mahasiswa. Dua hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap jalannya perkuliahan di semester-semester berikutnya. Simak penjelasan lengkapnya di sini!

Semester Pendek – Bagi kamu yang sudah atau akan masuk ke dunia kuliah, mungkin pernah sesekali mendengar istilah semester pendek (SP). Tersedia di waktu peralihan antara semester ganjil dan genap, semester pendek biasanya hanya berlangsung dalam waktu singkat. Walau waktunya singkat, namun beban SKS yang diberikan tetap sama. Dengan kata lain, kamu bisa menyelesaikan mata kuliah tertentu dengan lebih cepat. Menarik sekali, bukan?

Lalu, apa sih sebenarnya semester pendek itu dan siapa saja yang boleh mengambilnya? Yuk, simak beberapa hal yang harus kamu tahu mengenai semester pendek, barangkali nanti kamu butuh info ini.

Apa Itu Semester Pendek?

Semester pendek adalah istilah yang digunakan untuk waktu perkuliahan tambahan di luar semester reguler (genap dan ganjil) yang disediakan oleh perguruan tinggi. Sesuai namanya, semester pendek berlangsung lebih singkat dari semester pada umumnya yang bisa mencapai 6 bulan. Semester pendek bisa selesai kurang dari 2 bulan dan dilaksanakan sewaktu libur semester.

Tujuan Mengikuti Semester Pendek

Mahasiswa yang mengambil semester pendek biasanya karena kebutuhan perbaikan nilai atau IPK yang didapatkan di semester sebelumnya. Daripada mengulang di semester ganjil/genap, semester pendek bisa jadi pilihan karena tidak perlu menunggu di tahun depan untuk mengulang mata kuliah tertentu. Lalu, biasanya mata kuliah yang dibuka juga hanya menyediakan kuota terbatas untuk mahasiswa yang ingin bergabung.

Kalau kamu mendapatkan nilai yang kurang baik di semester lalu karena masih kurang memahami materi yang diberikan, di semester pendek kamu jadi berkesempatan dapat perkuliahan ekstra dan tentunya lebih intensif. Untuk mata kuliah dasar yang penting sebagai pondasi di mata kuliah semester selanjutnya, tentunya ekstra kuliah yang kamu dapatkan di semester pendek bakal bikin kamu lebih siap lagi buat memahami materi-materi selanjutnya.

Selain itu, semester pendek juga bisa jadi sarana untuk mempersingkat waktu kuliah kamu karena ibaratnya kamu sudah “curi start” lebih dulu dari mahasiswa lainnya. Kuliah pun juga lebih intensif karena hanya dilaksanakan dalam waktu singkat. Namun, sebagian perguruan tinggi hanya menyediakan SP untuk sarana memperbaiki nilai saja.

Plus dan Minus Mengikuti Semester Pendek

Ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan dari mengikuti semester pendek, seperti:

  1. Kesempatan untuk memperbaiki nilai yang kurang memenuhi (C, D, atau E) dengan waktu kuliah yang lebih singkat dan intensif.
  2. Tidak perlu menunggu semester reguler tahun depan untuk mengulang mata kuliah tertentu.
  3. Mempersingkat waktu kuliah karena kamu bisa mengambil beberapa SKS atau mata kuliah baru lebih dahulu di semester pendek.
  4. Kuliah lebih intensif karena biasanya hanya dilaksanakan kurang dari 2 bulan.

Sementara beberapa kekurangan dari semester pendek yaitu:

  1. Kuliah tidak terlalu mendalam bahkan beberapa terkesan hanya untuk mendapat jumlah SKS dalam waktu singkat.
  2. Mengorbankan waktu liburan yang seharusnya bisa kamu pakai untuk jeda istirahat dari seluk beluk kuliah di semester sebelumnya.
  3. Jika kelas tidak mencukupi jumlah minimum mahasiswa, ada beberapa dosen yang bisa saja membatalkan perkuliahan di semester pendek.

Baca juga Merasa Bosan Kuliah? Simak Motivasi Kuliah di Sini!

Siapa Saja yang Bisa Mengambil Semester Pendek?

Umumnya, mahasiswa yang bisa mengambil semester pendek adalah mahasiswa dengan nilai yang kurang memenuhi pada mata kuliah tertentu dan diharuskan mengulang perkuliahannya kembali. Tapi, ada beberapa perguruan tinggi yang memperbolehkan mahasiswa yang belum mengambil mata kuliah baru untuk mengambilnya di semester pendek.

Syarat Mengikuti Semester Pendek

Mahasiswa yang mengambil semester pendek dengan tujuan perbaikan nilai, biasanya hanya diperbolehkan untuk memperbaiki nilai C, D, atau E. Jadi, mahasiswa yang mungkin belum cukup dengan nilai B dan ingin memperbaiki jadi A tidak bisa mengikuti semester pendek.

Bagi mahasiswa yang ingin mengambil mata kuliah baru untuk mempersingkat waktu kuliah di semester pendek, ada IP minimum yang harus dipenuhi, nih. Beberapa kampus mensyaratkan minimal IP mahasiswa yaitu 3,2-3,5 untuk dapat mengikuti semester pendek. Selain itu, semester pendek juga dipungut biaya sesuai dengan jumlah mata kuliah yang diambil saat itu.

Gimana? Kamu tertarik mengambil semester pendek agar bisa kuliah kurang dari 4 tahun? Apapun itu alasannya dalam mengambil semester pendek, jangan lupa untuk benar-benar mengikuti materi kuliah yang diberikan, ya. Jangan sampai asal selesai saja.

Itulah informasi Mengenal Apa Itu Semester Pendek dalam Perkuliahan. Semoga membantu, ya!


Indonesia College menyediakan layanan bimbingan belajar untuk kamu yang ingin lolos seleksi. Pilih bimbingan yang tersedia yaitu Bimbel Sekolah Kedinasan, Bimbel Kedokteran, Bimbel IUP UGM & KKI UI, serta Bimbel CPNS.

Selalu update informasi seputar perkuliahan di blog indonesia-college.com. Cek juga laman lainnya milik kami di indonesiacollege.co.id dan bimbelkedokteran.id – Indonesia College sudah berpengalaman sejak tahun 1993.

Perbedaan KRS dan SKS yang Wajib Kamu Ketahui

Perbedaan KRS dan SKS yang Wajib Kamu Ketahui

Mengerti sistem KRS dan SKS sangatlah penting bagi seorang mahasiswa. Dua hal tersebut akan sangat berpengaruh terhadap jalannya perkuliahan di semester-semester berikutnya. Simak penjelasan lengkapnya di sini!

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *